Ide Meringankan Kemacetan Solusi Anti Macet

20Jul/103

Mengapa rakyat Indonesia memilih kendaraan pribadi?

1.  Jika memakai mobil pribadi atau motor pribadi, kita bisa berangkat dari awal sampai tujuan dengan pasti waktunya. Bila dengan kendaraan umum, jika pada jam sibuk, sering penuh. Bila tidak penuh,, kendaraan umum sering melakukan ngetem yang membuat waktu perjalanan jadi lama.

2.  Khusus mobil pribadi, keamanannya lebih terjaga, karena tidak seluruh jalan di Indonesia terjamin keamanannya.  Dengan taksi, pernah banyak kali terjadi perampokan bahkan perkosaan terhadap penumpang wanita.

3.  Khusus motor pribadi, biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah daripada kendaraan umum.  Ini diakui oleh pengusaha bus, bahwa mereka terpukul oleh banyaknya sepeda motor dan sulit bersaing dengannya.  Rakyat Indonesia memilih motor karena biayanya lebih murah daripada naik bus/kendaraan umum, waktu perjalanan bisa lebih cepat satu kali bahkan dua kali lipat.  Dan kendaraan umum sekarang tidak aman dan nyaman, bahkan arus ganti bus karena tidak ada bus umum yang langsung ke tujuan.

4.  Kendaraan umum di Indonesia pada umumnya kotor, rongsongkan, tidak aman dan tidak murah (dibandingkan dengan gaji dan penghasilan).

5.  Bangunan di Indonesia berbentuk horisontal, jika naik bus, kalau kita hanya bisa turun di halte, seperti Trans Jakarta, sering kita harus jalan 1-2 kilo yang memakan waktu 20 menit.  jika disambung dengan ojek, biaya tambah mahal.  Bila naik taksi, jarak 1-2 kilometer belum tentu pengemudi taksi bersedia mengantarkannya.  Jikalau naik motor pribadi, dari Originate sampai Destination (O-D, atau dalam bahasa Indonesia dari awal sampai tujuan), tidak perlu ganti kendaraan, cukup bayar bensin yang iritnya bahkan mengalahkan bus umum.  Dengan gaji yang tidak terlalu tinggi, MOTOR PRIBADI ADALAH KENDARAAN YANG PALING EKONOMIS DAN TEPAT WAKTU.  Jadi motor pada jaman sekarang adalah sepeda pada jaman dulu.

6.  Pada malam hari atau subuh, jasa angkutan umum berkurang, bahkan tidak ada, tapi dengan mobil/motor pribadi, kapanpun kita mau berangkat, bisa! (Yes, I can)

About Leo Kusima

Tidak lulus SMA karena sekolah disegel rejim Suharto. Bergerak dibidang Transportasi, Telekomunikasi dan agen pembangkit listrik tenaga ombak.
Comments (3) Trackbacks (1453)
  1. Motor memang paling effisien dan murah, kalo pemerintah mau larang penggunaan motor, ok saja, asalkan gaji minimum dinaikkan. yang tidak kalah pentingnya, transportasi umum juga harus aman, nyaman dan memadai jumlahnya.

  2. Sdr. Tata yth,
    Bila pejabat yang bersangkutan berpikir, bahwa motor sudah merupakan sarana transportasi eksiiting yang sedemikian besar, sebaiknya mereka anggap motor sebagai kawan dan bukan lawan.
    Menambah jalan layang khusus untuk motor dan sepeda akan membuat jalan di ibukota menjadi lancar.

  3. saya rasa biaya motor bisa murah karna sudah terlalu banyak dan subsidi bbm.andai subsidi bbm dikurangi mungkin bus lebih murah.karena hitungannya seperti 1 bus muat bbrp motor


Leave a comment


Spam protection by WP Captcha-Free