Apa Policy yang Tepat Menyelesaikan Kemacetan Kota Metropolitan?
Apa Policy yang tepat menyelesaikan kemacetan kota Metropolitan?
Kelihatannya penyelesaian kemacetan lalulintas sampai sekarang belum ada titik terang. Mengapa saya katakan begini? Karena saya tidak melihat ada rencana jangka panjang yang akan dipakai oleh pemda.
Kapolda Metro Nilai Busway Memonopoli Jalan
Jakarta, Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman menyebut jika busway telah memonopoli jalanan. Karena, sebagian jalan dipangkas untuk kepentingan busway. "Sebenarnya kalau kita mau monopoli, busway ini kan monopoli, buat jalan
sendiri kayak monorel. Kan ini jalur sudah lama (ada)," kata Sutarman kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (07/01/2011).
Kapolda: Busway Sebaiknya Buat Jalan Sendiri
Jakarta - Sejumlah bus TransJakarta ada yang menggunakan jalan reguler bahkan masuk ke tol. Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman menyarankan agar busway membuat jalan sendiri.
"Sebaiknya membuat underpass atau jalan layang sendiri," kata Sutarman di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (6/1/2011).
Pengamatan detikcom, jalur busway Koridor IX (Pinangranti-Pluit) di Jl Gatot Subroto, beberapa titik jalur tersebut menumpang di pintu masuk tol seperti Pintu Tol Semanggi, Pintu Tol Senayan, Pintu Tol Tebet, Pintu Tol Kuningan, Pintu Tol Mampang. Hal yang sama juga terjadi di kawasan Slipi dan Grogol.
Pimpinan pemprov DKI masih mempunyai rasa anti sepeda motor yang berlebihan
Bagaimana menyelesaikan masalah lalulintas di kota besar seperti DKI Jakarta? Kita harus menghitung daya angkut para moda kendaraan dan daya tampung jalan yang ada (dan akan datang).
1. KRL, dengan 340 gerbong, daya angkut per hari 400,000 penumpang per hari. (Kompas 28 Juli 2010 halaman 21)
Mengapa rakyat Indonesia memilih kendaraan pribadi?
1. Jika memakai mobil pribadi atau motor pribadi, kita bisa berangkat dari awal sampai tujuan dengan pasti waktunya. Bila dengan kendaraan umum, jika pada jam sibuk, sering penuh. Bila tidak penuh,, kendaraan umum sering melakukan ngetem yang membuat waktu perjalanan jadi lama.
2. Khusus mobil pribadi, keamanannya lebih terjaga, karena tidak seluruh jalan di Indonesia terjamin keamanannya. Dengan taksi, pernah banyak kali terjadi perampokan bahkan perkosaan terhadap penumpang wanita.